Barang Bekas Disulap Jadi Karya Bernilai: Panen Karya P5RA MAN 4 Kampar Tuai Apresiasi!

Kampar (MAN 4 Kampar) – Suasana semarak dan penuh antusiasme menyelimuti lapangan MAN 4 Kampar Plus Keterampilan pada Kamis pagi ini. Acara bertajuk Panen Karya P5RA (Projek Penguatan Profil Pelajar Rahmatan lil ‘Alamin) resmi digelar dengan mengusung tema: "Gaya Hidup Berkelanjutan: Pengolahan Barang Bekas Menjadi Barang yang Bermanfaat."

Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian pembelajaran berbasis projek yang melibatkan seluruh siswa dalam upaya menciptakan kesadaran lingkungan dan kreativitas melalui daur ulang barang bekas menjadi produk fungsional dan estetis.

Panen Karya P5RA menampilkan hasil karya siswa dari berbagai kelas, mulai dari tas dari tempat sampah dari limbah botol plastik, kain perca, pot bunga dari botol bekas, hingga hiasan dinding dari kardus dan plastik. Semua hasil karya menunjukkan semangat kolaborasi, inovasi, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Kegiatan ini diselenggarakan di lapangan utama MAN 4 Kampar Plus Keterampilan, yang disulap menjadi galeri terbuka untuk memamerkan hasil kreativitas siswa.

Acara berlangsung pada Kamis, 22 Mei 2025, sejak pagi hingga siang hari, disambut meriah oleh siswa, guru, dan tamu undangan.

Seluruh civitas akademika MAN 4 Kampar turut ambil bagian, termasuk para guru sebagai fasilitator, siswa dari berbagai jenjang, serta tim koordinasi P5RA.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membentuk karakter siswa yang peduli lingkungan, kreatif, serta mampu menerapkan prinsip reduce-reuse-recycle (3R) dalam kehidupan sehari-hari.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala MAN 4 Kampar Plus Keterampilan, Arjuniwati, S.Pd., M.Pd., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi besar kepada seluruh pihak yang terlibat. “Kami sangat bangga melihat antusiasme dan inovasi dari siswa kami. Melalui kegiatan ini, mereka belajar bahwa barang bekas bukanlah sampah, tetapi potensi yang bisa bernilai guna dan ekonomi. Ini adalah langkah nyata dalam membangun generasi pelajar yang bertanggung jawab dan cinta lingkungan,” ujar Arjuniwati.

Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Sri Darmayanti, S.Si., menegaskan pentingnya integrasi nilai-nilai P5RA dalam kurikulum. “Projek ini bukan sekadar kegiatan, melainkan bagian penting dari proses pembelajaran yang membentuk karakter. Kami ingin siswa tidak hanya unggul akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan,” ungkapnya.

Koordinator P5RA, Desti Wardiana, S.Sos., mengapresiasi semangat siswa dan kerja keras guru fasilitator. “Karya-karya yang ditampilkan hari ini adalah bukti bahwa edukasi lingkungan bisa dikemas dengan kreatif dan menyenangkan. Terima kasih kepada seluruh guru fasilitator yang telah membimbing siswa dengan sabar dan penuh dedikasi,” ujarnya.

Kepala Madrasah juga menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh guru fasilitator P5RA atas kerja sama, bimbingan, dan semangat luar biasa dalam mendampingi siswa hingga kegiatan panen karya ini dapat terlaksana dengan sukses.

Kegiatan ini ditutup dengan kunjungan galeri oleh kepala madrasah dan tamu undangan, disertai penilaian karya terbaik dari setiap kelas. Dengan semangat green creativity, MAN 4 Kampar Plus Keterampilan terus berkomitmen menjadi madrasah yang mencetak generasi berdaya cipta dan peduli lingkungan. (kj)

ditulis oleh : Humas MAN 4 Kampar

dilihat sebanyak : 184